
SPORTGAME. Bagi para gamer yang selama ini menggunakan perangkat Mac dan merasa tertinggal dalam dunia game AAA, bersiaplah. Cyberpunk 2077 Phantom Liberty kini bisa dimainkan di sistem operasi macOS sebuah langkah besar yang selama ini tak terbayangkan oleh pengguna Mac. Namun, jangan terlalu cepat senang, karena hanya Mac dengan “jeroan” kelas atas yang mampu menaklukkan kota futuristik Night City ini.
Apple M-Series Jadi Kunci Akses ke Dunia Cyberpunk
YouTuber Max Tech baru-baru ini menguji performa Cyberpunk 2077 di MacBook Pro dengan chip Apple M4 Max. Hasilnya? Game ini berjalan cukup mulus di resolusi 1440p dengan pengaturan grafis tinggi. Rata-rata frame rate yang dicapai berkisar di angka 40 hingga 50 fps cukup untuk pengalaman gaming yang nyaman, meskipun belum mencapai standar 60 fps stabil.
Kabar baiknya, penyesuaian pada beberapa pengaturan grafis seperti kualitas bayangan dan efek visual bisa membantu menjaga performa tetap optimal tanpa mengorbankan terlalu banyak visual.
MacBook Pro Laptop Tipis, Performa Galak
Dulu, bermain game berat di Mac adalah mimpi yang jauh dari kenyataan. Kini, Apple membuktikan bahwa mereka bisa merambah dunia gaming dengan serius setidaknya untuk pengguna yang bersedia berinvestasi pada perangkat premium. Chip M4 Max bukan hanya unggul dalam efisiensi daya, tetapi juga tangguh dalam menangani beban grafis kelas berat seperti Cyberpunk 2077.
Namun perlu dicatat, pendinginan tetap menjadi tantangan. MacBook Pro masih menggunakan sistem kipas internal, yang walaupun cukup mumpuni, tetap akan terasa hangat jika digunakan bermain dalam durasi panjang.
Tidak Untuk Semua Orang
Meskipun menjadi gebrakan, pengalaman bermain Cyberpunk 2077 di Mac hanya bisa dinikmati oleh segmen pengguna tertentu mereka yang menggunakan perangkat dengan chip M-series paling mutakhir. Pengguna Mac standar atau model lama belum tentu bisa menikmati game ini dengan performa serupa.
Kesimpulan
Kemampuan MacBook Pro terbaru menjalankan Cyberpunk 2077 adalah bukti bahwa dunia gaming di Mac sudah mulai terbuka. Namun, dengan harga perangkat yang premium dan keterbatasan performa di model non-flagship, pengalaman ini masih menjadi privilese eksklusif. Tetap saja, ini langkah menarik yang bisa membawa dunia Apple lebih dekat ke ekosistem gaming kelas atas.