
SPORTGAME. Industri video game saat ini banyak dipenuhi oleh judul-judul besar dengan gaya bermain cepat, penuh aksi, dan sering kali dibalut dengan skema microtransaction. Namun, di tengah dominasi game mainstream tersebut, sebuah judul dengan pendekatan berbeda justru berhasil mencuri perhatian. Game itu adalah Ready or Not, sebuah FPS taktis yang menempatkan pemain sebagai tim SWAT dalam berbagai skenario berbahaya.
Baru-baru ini, kabar gembira datang dari developer VOID Interactive. Mereka mengumumkan bahwa versi konsol Ready or Not untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S berhasil menembus angka 3 juta kopi terjual. Angka ini menjadi tonggak penting, sekaligus bukti nyata bahwa game dengan konsep taktis dan realistis masih bisa meraih hati jutaan gamer di seluruh dunia.
Perjalanan Penjuala Dari PC Menuju Konsol
Sebelum hadir di konsol, Ready or Not sudah lebih dulu populer di PC. Game ini mendapat sambutan positif berkat gameplay realistis, misi menegangkan, serta atmosfer yang mendekati simulasi operasi SWAT sungguhan. Setelah menuai sukses di PC, transisi ke konsol menjadi langkah berani sekaligus strategis bagi VOID Interactive.
Hasilnya pun luar biasa. Hanya dalam hitungan minggu setelah dirilis di konsol pada pertengahan Juli 2025, Ready or Not sudah mencatat lebih dari 1 juta kopi. Tak butuh waktu lama, angka tersebut melonjak hingga 2 juta, dan kini telah resmi menyentuh 3 juta unit penjualan.
Jika dihitung secara total, baik dari PC maupun konsol, Ready or Not kini sudah meraih lebih dari 13 juta kopi di seluruh platform. Pencapaian ini tentu bukan hal sepele bagi sebuah game yang tidak mengandalkan popularitas nama besar seperti Call of Duty atau Battlefield.
Mengapa Ready or Not Bisa Begitu Sukses?
Ada beberapa faktor kunci yang membuat Ready or Not mampu menembus pasar konsol dengan sukses:
- Gameplay Taktis yang Menantang
Berbeda dengan kebanyakan FPS modern yang menekankan kecepatan dan ledakan visual, Ready or Not mengedepankan ketegangan taktis. Pemain dituntut berpikir layaknya anggota SWAT sungguhan: mengatur strategi, memilih titik masuk, mengendalikan tim, hingga memutuskan kapan harus menggunakan kekuatan mematikan atau menahan diri.
Skenario seperti penyelamatan sandera, penjinakan bom, hingga menghadapi kelompok kriminal membuat adrenalin pemain terpacu. Pendekatan ini terbukti menarik minat gamer yang menginginkan pengalaman berbeda dari FPS mainstream. - Crossplay dan Komunitas yang Solid
Salah satu kelebihan versi konsol adalah dukungan crossplay dengan PC. Hal ini memungkinkan pemain dari berbagai platform bisa saling terhubung, sehingga basis komunitas menjadi lebih luas. Dengan komunitas yang aktif, game bisa terus berkembang dan menjaga daya tarik dalam jangka panjang. - Harga yang Jelas dan Tanpa Mikrotransaksi Mengganggu
Di tengah tren game free-to-play yang sarat transaksi mikro, Ready or Not tampil berani dengan model harga penuh sekitar 50 dolar. Menariknya, strategi ini justru berhasil. Gamer merasa konten yang ditawarkan sepadan dengan harga yang dibayarkan, dan tidak ada jebakan pembelian tambahan yang mengganggu pengalaman bermain. - Momentum Rilis yang Tepat
Peluncuran versi konsol dilakukan di saat pasar FPS relatif sepi dari judul baru besar. Ditambah dengan ulasan positif dari media dan komunitas sejak hari pertama, Ready or Not berhasil memanfaatkan momentum untuk meraih perhatian luas.
Tantangan yang Menanti
Meski sukses besar, perjalanan Ready or Not belum selesai. Ada sejumlah tantangan yang perlu diperhatikan VOID Interactive agar game ini tetap relevan:
- Kompetisi Ketat
Pasar FPS selalu menjadi arena yang penuh persaingan. Judul-judul AAA seperti Call of Duty dan Battlefield masih mendominasi. VOID Interactive harus mampu menjaga identitas unik mereka agar tidak tenggelam di tengah persaingan besar. - Dukungan Konten Berkelanjutan
Gamer konsol terbiasa dengan update rutin, patch stabil, serta tambahan konten baru. Jika VOID Interactive gagal menjaga ritme pembaruan, ada risiko komunitas akan kehilangan minat. - Ekspansi Pasar Fisik
Versi fisik Ready or Not sudah hadir di Eropa, Inggris, dan Australia, dan akan segera meluncur di Amerika Serikat. Ketersediaan fisik bisa memperluas pasar, terutama bagi gamer kolektor yang lebih suka memiliki salinan nyata.
Dampak untuk Industri Game
Kesuksesan Ready or Not memberikan sinyal penting bagi industri game. Bahwa masih ada ruang besar untuk game dengan pendekatan serius, realistis, dan taktis, meski pasar FPS sering kali identik dengan aksi cepat dan arcade.
Lebih jauh lagi, pencapaian ini menjadi contoh bahwa sebuah developer independen bisa bersaing dengan raksasa industri selama mereka menghadirkan kualitas dan pengalaman bermain yang autentik. Dengan 13 juta kopi di seluruh platform, Ready or Not kini bukan hanya sekadar game niche, tetapi fenomena global.
Penutup
Pencapaian 3 juta kopi di konsol adalah tonggak sejarah bagi Ready or Not dan VOID Interactive. Dari sekadar game taktis yang awalnya hanya populer di PC, kini game ini telah menjadi salah satu judul paling sukses di pasar FPS modern.
Bagi para gamer, keberhasilan ini memberi harapan bahwa genre taktis masih bisa bersinar. Sementara bagi developer, ini menjadi bukti bahwa kejujuran dalam model bisnis, kualitas gameplay, serta dukungan komunitas adalah kunci kesuksesan.
Kini, pertanyaan berikutnya adalah apakah VOID Interactive bisa mempertahankan momentum ini dan membawa Ready or Not ke level yang lebih tinggi lagi? Waktu yang akan menjawab.