Sport Game

Sport Game Online Indonesia

SPORTGAME. Setelah tujuh tahun menemani para penggemar simulasi kehidupan di perangkat genggam, Electronic Arts (EA) akhirnya mengumumkan bahwa The Sims Mobile akan resmi menghentikan layanannya. Pengumuman ini sontak menjadi kabar yang cukup menyentuh bagi komunitas pemain yang telah menumbuhkan kenangan digital selama bertahun-tahun di dunia virtual milik para Simmer.

Akhir dari Perjalanan Panjang Sang Sim Digital

Melalui pengumuman resmi di situs EA pada 20 Oktober 2025, perusahaan mengonfirmasi bahwa server The Sims Mobile akan dimatikan sepenuhnya pada 20 Januari 2026. Sejak tanggal tersebut, pemain tidak akan lagi bisa mengakses game ini baik melalui Android maupun iOS.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemain, EA menghadirkan update terakhir yang berisi berbagai hadiah spesial. Semua pemain mendapatkan energi tanpa batas (unlimited energy), serta akses ke berbagai event terbuka agar bisa menikmati sisa waktu sebelum server benar-benar dimatikan.

Tak hanya itu, EA juga menonaktifkan fitur pembelian dalam aplikasi. Meskipun pembelian baru sudah tidak tersedia, para pemain masih dapat menggunakan saldo SimCash, Simoleons, dan Ticket yang tersisa hingga hari penutupan.

Rangkaian Event Perpisahan untuk Para Simmer

EA rupanya tak ingin perpisahan ini berjalan hampa. Sebagai salam terakhir, mereka menggelar sederet event spesial hingga awal Januari 2026. Beberapa di antaranya termasuk:

  • Eerie Autumn Festival Pass (20 Oktober – 10 Desember)
  • Sweet Treat Showdown “Cozier Home” (20 Oktober – 2 November)
  • Serangkaian Wumple’s Wishlist yang hadir hampir setiap pekan hingga pertengahan Januari
  • Season’s Greetings Treasure Hunt (1 – 14 Desember)
  • Sweet Holiday Event (15 – 28 Desember)
  • Dan terakhir, New Year’s Dock and Roll Treasure Hunt (29 Desember – 10 Januari)

Deretan acara ini bukan sekadar misi, melainkan bentuk perayaan yang memungkinkan para pemain menutup perjalanan mereka dengan kenangan hangat.

Game Mobile yang Sukses Besar

Dirilis pada tahun 2018, The Sims Mobile sempat menjadi salah satu game simulasi kehidupan paling populer di platform mobile. Game ini berhasil meraih lebih dari 50 juta unduhan di seluruh dunia, dan dikabarkan menghasilkan pendapatan lebih dari 20 juta dolar AS.

Game ini menghadirkan pengalaman khas The Sims dalam skala lebih sederhana namun tetap personal. Pemain bisa mendesain rumah, membangun karier, menjalin hubungan romantis, hingga mengatur keseharian karakter mereka secara detail semuanya dalam genggaman tangan.

Namun, seperti halnya banyak game mobile lainnya, mempertahankan popularitas di tengah ketatnya pasar bukanlah hal mudah. Seiring berjalannya waktu, EA mulai mengalihkan fokus ke proyek-proyek baru, termasuk Project Rene (yang diyakini sebagai generasi berikutnya dari seri utama The Sims).

Kenapa Server Harus Ditutup?

EA tidak memberikan alasan yang terlalu mendetail, namun langkah ini diyakini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi dan efisiensi sumber daya. Server game memerlukan biaya pemeliharaan yang cukup besar, dan seiring menurunnya jumlah pemain aktif, keputusan penutupan sering kali menjadi pilihan realistis.

Selain itu, EA juga tampaknya ingin mengarahkan perhatian pemain ke game The Sims FreePlay, yang masih aktif hingga kini, atau ke proyek The Sims generasi berikutnya yang sedang dalam tahap pengembangan.

Reaksi Komunitas, Antara Nostalgia dan Rasa Kehilangan

Pengumuman penutupan ini memicu gelombang nostalgia di komunitas global. Banyak pemain membagikan tangkapan layar rumah dan karakter mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir. Di media sosial seperti Reddit dan X (Twitter), tagar #GoodbyeSimsMobile sempat menjadi tren kecil, di mana para pemain saling mengenang kisah lucu dan momen berkesan mereka.

Beberapa pemain lama mengaku sedih karena game ini adalah pengantar pertama mereka ke dunia The Sims. Namun, ada juga yang menganggap keputusan ini wajar dan justru berterima kasih kepada EA atas pengalaman tujuh tahun yang penuh warna.

Salah satu pernyataan resmi dari tim pengembang berbunyi:

“Kami berterima kasih atas semua cerita, rumah, dan kenangan yang telah kalian ciptakan. Kami berharap pembaruan terakhir ini dapat menjadi penutup yang indah bagi perjalanan kita bersama.”

Meninggalkan Warisan Digital

The Sims Mobile mungkin segera berakhir, tetapi pengaruhnya dalam dunia game mobile tidak akan hilang begitu saja. Game ini membuktikan bahwa konsep simulasi kehidupan bisa diterjemahkan dengan baik ke perangkat kecil, sambil tetap mempertahankan inti khas dari franchisenya kebebasan berekspresi dan kreativitas tanpa batas.

Bagi banyak pemain, rumah virtual yang mereka bangun, hubungan antar karakter, dan rutinitas harian di dunia digital itu lebih dari sekadar permainan. Itu adalah bentuk ekspresi diri tempat untuk berkreasi, bercerita, dan melarikan diri sejenak dari dunia nyata.

Akhir yang Manis untuk Kisah Panjang

Pada akhirnya, setiap game memiliki masanya. Dan bagi The Sims Mobile, waktunya untuk beristirahat telah tiba. Meskipun server-nya akan segera ditutup, semangat dari game ini tetap hidup dalam hati para pemainnya, serta dalam proyek-proyek masa depan EA yang mungkin akan membawa pengalaman serupa ke tingkat yang lebih tinggi.

Jadi, sebelum lampu-lampu di rumah virtual terakhir itu padam pada Januari mendatang, inilah saatnya bagi para Simmer untuk berpamitan menyimpan kenangan, menutup pintu rumah digital mereka, dan bersiap menyambut bab baru dari dunia The Sims yang akan datang.

Posted in
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai